Saeed berada di Perth dan menulis mengenai kehidupan masyarakat Muslim serta sejarah masjid-masjid di Australia.

IMG-20260811-WA0026

Tangerang, POSTANGSEL.COM.

Dari Bengkulu untuk Indonesia dan Dunia, Ada trainer yang dikenal karena panggungnya. Ada trainer yang dikenal karena jumlah seminarnya.

Namun ada pula trainer yang perjalanan hidupnya sendiri menjadi bagian dari materi yang ia bawa ke hadapan peserta.

Saeed Kamyabi berada pada kategori yang terakhir. Berangkat dari dunia pendidikan, bisnis, dakwah, kepemimpinan dan perjalanan lintas negara.

Saeed Kamyabi membangun sebuah pendekatan pelatihan yang mempertemukan spirituality, character building, leadership, teamwork, happiness, learning acceleration dan mosque empowerment.

Bengkulu kemudian menjadi salah satu laboratorium terbesarnya dalam menerapkan gagasan tersebut kepada ASN, pelajar, mahasiswa, perusahaan, komunitas dan masyarakat. Namun jejaknya tidak dimulai di Bengkulu.

JEJAK INTERNASIONAL YANG PANJANG

Perjalanan Saeed Kamyabi dengan dunia lintas negara telah berlangsung sejak jauh sebelum namanya dikenal luas melalui program pembinaan spiritual di Bengkulu.

Dalam catatan perjalanan yang ditulisnya, ia pernah menjalani perjalanan dakwah selama sekitar 60 hari di Afrika Selatan pada November 2012–Januari 2013.

Catatan tersebut juga menyebut pengalaman sebelumnya di Kenya dan Somalia, serta perjalanan melalui sejumlah negara Asia seperti India, Pakistan, Bangladesh, Singapura, Malaysia dan Thailand.

Pengalaman tersebut memberikan warna yang khas pada pendekatan Saeed: belajar langsung dari kehidupan masyarakat, bukan hanya dari ruang kelas.

Ia melihat bagaimana manusia dengan bahasa, budaya, warna kulit dan latar belakang yang berbeda dapat dipertemukan oleh nilai yang sama: iman, akhlak, persaudaraan, disiplin dan kepedulian.

Pengalaman lintas negara tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi cara pandangnya terhadap manusia dan pendidikan.

DARI AFRIKA HINGGA AUSTRALIA

Saeed Kamyabi juga secara terbuka membagikan pengalaman dakwahnya di berbagai negara, termasuk Afrika dan Australia, dalam sebuah seminar dakwah di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Australia menjadi salah satu jejak internasional yang terdokumentasi secara publik. Pada 2024 dan 2025.

Saeed berada di Perth dan menulis mengenai kehidupan masyarakat Muslim serta sejarah masjid-masjid di Australia. Ia juga tercatat memiliki pengalaman di Masjid Suleimaniyah, Perth.

Pengalaman tersebut memperlihatkan satu kemampuan penting seorang trainer internasional: kemampuan memahami manusia dalam konteks budaya yang berbeda.

Sebab trainer internasional bukan hanya orang yang mampu berbicara di luar negeri.

Trainer internasional adalah orang yang mampu membawa pesan yang relevan ketika berhadapan dengan manusia dari latar budaya yang berbeda.

LEBIH DARI 20 NEGARA

Dalam profil profesionalnya, Saeed Kamyabi menyebut dirinya telah memberikan pelatihan mengenai cara hidup bahagia di lebih dari 20 negara. Profil yang sama mencantumkan pengalamannya sebagai Corporate Religious Trainer di Pemkot Bengkulu serta BNSP Certified Trainer.

Terdapat berbagai jejak publik yang memperkuat dimensi internasionalnya, termasuk pengalaman di Afrika, Australia dan sejumlah negara Asia.

Dengan kata lain, pengalaman internasional Saeed bukan sekadar perjalanan wisata. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses belajar, berdakwah, mengajar dan memahami manusia.

TRAINER YANG MEMBAWA DUNIA KE BENGKULU

Yang membuat perjalanan Saeed Kamyabi menarik adalah bagaimana pengalaman internasional tersebut kemudian dibawa kembali ke Indonesia.Dan salah satu panggung terbesarnya adalah Bengkulu.

Sejak 2019, profil profesionalnya mencatat peran sebagai Corporate Religious Trainer di Pemerintah Kota Bengkulu.

Fokusnya adalah membangun karakter ASN agar menjadi teladan bagi masyarakat, dengan pelatihan religius yang ditempatkan sebagai soft skill.

Untuk membangun aparatur yang jujur, bertanggung jawab, kompeten dan amanah.

Materi yang dikembangkan antara lain:
Pelakat — Pelatihan Karakter Teladan
Pemingit — Pelatihan Mitigasi Langit
PTB — Pelatihan Teamwork Barokah
PM40H — Pelatihan Menghafal 40 Hadis
PMM — Pelatihan Memakmurkan Masjid

Ini menunjukkan bahwa Saeed tidak sekadar menjadi pembicara yang datang, menyampaikan materi, kemudian selesai. Ia membangun model pelatihan.

BENGKULU KOTA HADIS

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan Saeed Kamyabi adalah keterlibatannya sebagai inisiator Bengkulu Kota Hadis.

Sebuah penelitian mengenai implementasi Program Bengkulu Kota Hadis mencatat Saeed Kamyabi sebagai inisiator program dan anggota Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu.

Penelitian tersebut juga menyebut Saeed sebagai pelaksana utama yang menggerakkan program setelah pemerintah kota, termasuk pelatihan menghafal dan mengamalkan 40 hadis melalui para mentor dan Duta Hadis.

Yang menarik, konsepnya tidak berhenti pada hafalan. Peserta didorong untuk menghafal sekaligus mengamalkan hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Inilah karakter pendekatan Saeed:
knowledge → practice → character.
Ilmu harus diamalkan.

Amal harus membentuk karakter.
Dan karakter harus menghasilkan perubahan sosial.

DARI PERUSAHAAN KE PEMERINTAH

Pendekatan Saeed juga pernah diterapkan dalam dunia perusahaan, Pada 2021, karyawan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu mengikuti Pelatihan Membangun Tim yang Barokah (PMTB).

Pelatihan tersebut menghadirkan Saeed Kamyabi dari Mitra Quantum Global sebagai trainer dari aspek agama dan spiritual.

Untuk membentuk karakter Islami para karyawan. Walikota Bengkulu saat itu, Helmi Hasan, hadir membuka kegiatan tersebut.

Di sinilah terlihat positioning Saeed yang cukup unik: Ia tidak memisahkan spiritualitas dan profesionalisme.

Baginya, seorang karyawan bukan hanya harus mampu menyelesaikan pekerjaan. Ia juga harus memiliki alasan moral mengapa pekerjaan itu dilakukan.

MEMBENTUK GENERASI PEMIMPIN

Dunia pendidikan juga menjadi bagian penting dari perjalanan hidup Saeed. Jejak pelatihan yang terdokumentasi menunjukkan keterlibatannya dalam pembinaan pelajar.

Termasuk pelatihan yang pernah diikuti ratusan hingga sekitar 900 pelajar dalam berbagai kegiatan pendidikan dan motivasi.

Pada 2025, Saeed menjadi salah satu narasumber pembinaan spiritual mahasiswa Universitas Bengkulu, Pada 2026, pendekatan tersebut berkembang semakin luas melalui Retret Merah Putih.

RETRET MERAH PUTIH:
LABORATORIUM CHARACTER BUILDING TERBESAR DI BENGKULU

Nama Saeed Kamyabi kemudian semakin erat dengan Retret Merah Putih dan Mitigasi Langit yang diinisiasi oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Pada peluncuran program Retret Merah Putih untuk pelajar SLTA pada Januari 2026, media lokal menyebut Saeed sebagai trainer spiritual berpengalaman dengan rekam jejak pelatihan di dalam dan luar negeri.

Dalam program ini, spiritualitas tidak diajarkan hanya melalui seminar, Peserta diajak menjalani pengalaman intensif.

Mereka belajar:
iman, ibadah, disiplin, leadership, teamwork, ketahanan karakter, hafalan, tanggung jawab dan kepedulian.

Saeed kemudian tercatat sebagai Ketua/Steering Committee Retret Merah Putih, termasuk dalam pelaksanaan untuk ASN Muslimah.

Media Bengkulu juga melaporkan bahwa rangkaian pembinaan tersebut dilaksanakan secara intensif dan melibatkan Saeed dalam pengendalian program.

SPIRITUALITY MEETS LEADERSHIP

Inilah ciri khas Saeed Kamyabi.
Ia tidak menempatkan agama sebagai materi tambahan. Ia menempatkan spiritualitas sebagai fondasi kepemimpinan.

Dalam pelatihan kepada pelajar, misalnya, peserta tidak hanya diajak menjadi anak yang pintar.

Mereka diarahkan menjadi calon pemimpin yang memiliki:
iman yang kuat, karakter yang kokoh, disiplin, daya tahan, kreativitas, kemampuan belajar dan kepedulian kepada orang lain.

Dalam salah satu kegiatan Retret Merah Putih, Saeed menyampaikan pentingnya kesungguhan belajar dan kerendahan hati sebagai jalan memperoleh ilmu.

Materinya juga mencakup teknik belajar, aktivasi otak kanan, hafalan 40 hadis dan pembinaan spiritual.

Maka formula pelatihannya dapat dirumuskan: FAITH → CHARACTER → LEADERSHIP → SERVICE

Iman membentuk karakter.
Karakter melahirkan kepemimpinan.

Kepemimpinan menghasilkan pelayanan, Dan pelayanan melahirkan kebermanfaatan.

SEBUAH PENDEKATAN YANG LAHIR DARI PERJALANAN

Saeed Kamyabi memiliki satu keunggulan yang sulit dibangun hanya melalui pendidikan formal:
pengalaman lapangan lintas budaya, Ia pernah bersentuhan dengan dunia pendidikan.

Pernah berada di dunia bisnis.
Pernah menjadi tour leader internasional, Pernah mengembangkan homeschooling.

Pernah membangun Sekolah Leader Indonesia, Pernah terlibat dalam pembinaan perusahaan.

Pernah menjadi trainer religius di lingkungan pemerintahan.
Dan menjalani perjalanan dakwah lintas negara.

Profil profesionalnya mencatat pengalaman sebagai International Tour Leader, founder Sekolah Leader Indonesia, founder Kamyabi Homeschool dan Corporate Religious Trainer.

Semua pengalaman tersebut bertemu dalam satu bidang: “human transformation.”

TRAINER INTERNASIONAL DENGAN AKAR INDONESIA

Saeed Kamyabi tidak membawa dirinya ke dunia internasional dengan meninggalkan identitas Indonesia.

Justru sebaliknya, Ia membawa pengalaman dunia untuk memperkuat gagasan yang diterapkannya di Indonesia.

Dan Bengkulu menjadi salah satu tempat paling nyata untuk melihat proses tersebut.

Di sana, gagasan spiritual training diterapkan kepada, ASN, Pelajar.

Mahasiswa, Karyawan perusahaan.
Komunitas, Penggerak masjid, Masyarakat.

Pendekatan tersebut kemudian berkembang menjadi program pembinaan yang lebih sistematis.

BUKAN MOTIVATOR BIASA

Jika motivator berbicara tentang bagaimana seseorang mencapai target, Saeed membawa pertanyaan yang lebih dalam:
Untuk apa target itu dicapai?

Jika leadership trainer berbicara tentang bagaimana memimpin manusia, Saeed bertanya:
Dengan hati seperti apa manusia itu memimpin?

Jika trainer profesional berbicara tentang produktivitas, Saeed menambahkan:
Apakah produktivitas tersebut menghasilkan kebermanfaatan?

Dan jika seseorang berbicara tentang kesuksesan, Saeed membawa satu dimensi yang sering terlupakan:
kebahagiaan dan keberkahan.

Karena itu, istilah yang paling tepat untuk menggambarkan pendekatannya bukan hanya motivational training, Lebih luas dari itu: Spiritual & Character Transformation.

VISI INTERNASIONAL SAEED KAMYABI

Dari berbagai pengalaman tersebut, visi Saeed Kamyabi dapat dirangkum dalam satu gagasan:

Membangun manusia yang bahagia, berkarakter, berintegritas dan bermanfaat melalui pendekatan spiritual yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Bukan hanya mengubah cara berpikir, Tetapi mengubah cara hidup, Bukan hanya meningkatkan motivasi.

Tetapi membangun kesadaran.
Bukan hanya mencetak pemimpin.
Tetapi mencetak pemimpin yang menjadi teladan.

SAEED KAMYABI
INTERNATIONAL SPIRITUAL & CHARACTER TRAINER
Core Expertise.

Spiritual Leadership, Character Building, Happiness & Life Balance,  Islamic Leadership, Teamwork & Organizational Culture

Youth Character Development, ASN Spiritual & Character Development, Hadith Memorization & Learning Acceleration

Mosque Empowerment, Motivational & Transformational Training, Cross-Cultural Spiritual Development

FROM BENGKULU TO THE WORLD

Perjalanan Saeed Kamyabi menunjukkan bahwa seorang trainer internasional tidak harus lahir dari kota metropolitan.

Ia dapat lahir dari perjalanan panjang, pengalaman lintas budaya, pengabdian kepada masyarakat dan keberanian membawa sebuah gagasan ke dalam kehidupan nyata.

Dari Afrika hingga Asia, Dari Australia hingga Indonesia.
Dari perusahaan hingga pemerintahan.

Dari masjid hingga sekolah.
Dari ruang training hingga kehidupan masyarakat.

Satu benang merah tetap sama:
Membangun manusia dari dalam.
Karena bangsa yang besar tidak hanya membutuhkan manusia yang pintar, Bangsa membutuhkan manusia yang jujur.

Tidak hanya membutuhkan pemimpin yang hebat, Tetapi membutuhkan pemimpin yang amanah.

Tidak hanya membutuhkan pekerja yang produktif, Tetapi membutuhkan manusia yang bermanfaat.

Dan tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik.
Tetapi membutuhkan pembangunan jiwa.

Itulah ruang perjuangan Saeed Kamyabi sebagai International Spiritual & Character Trainer.

Saeed Kamyabi, Spirituality, Character, Leadership Happiness, Service, From Bengkulu to the World, Selamat HUT RI ke 81

(asepjuan)